Selasa, 06 Maret 2012

TINTABOCOR.COM

untuk postingan kali ini saya mau promosiin aja deh situs saya yang bernama TINTABOCOR.COM


Menindak lanjuti dari kegemaran saya dalam dunia gambar akhirnya berlanjut dengan menyediakan jasa untuk pembuatan gambar. Dengan mengusung slogan Draw Everything, dengan bermaksud untuk menjaring siapa saja yang membutuhkan desain gambar Insyaallah bisa saya bantu. walaupun gak semua jenis dan teknik gambar saya kuasai tapi setidaknya akan saya usahakan, kira-kira begitu :D


Oke dilanjut, lagi.... website Tintabocor tersebut sebenarnya bukan satu-satunya portal bagi yang mau pesen gambar sama saya, jadi bisa darimana saja asalkan terhubung dengan saya. bisa lewat facebook, Google +, Blog, email, YM, sms dan lain lain. selain itu Web tintabocor tersebut jg sebagai eksistensi bahwa usaha saya disini bukan cuma main-main, tapi sudah menjurus yg begitu.. (serius maksudnya) :D


Jadi bagi agan agan, sis-sis, bro-bro, dan lain sebagainya saya menawarkan jasa pembuatan Gambar sebagai berikut:
  • Gambar Karikatur

  • Gambar Ilustrasi

  • Digital Painting

  • Desain Ilustrasi dan lain sebagainya....
Pokoknya intinya adalah yang bisa digambar dengan berbagai tujuan dan kepentingan. Kalau kebanyakan pada pesen gambar Karikatur macam gini nih....




Gambar muka orangnya trus badan dikecilin dengan kesan lucu dan imut-imut meski kadang terlihat amit-amit hehe.... biasanya sih gambarnya buat kado kenang-kenangan gitu. Bisa dicetak gede trus dikasih pigura, atau cm buat pajangan di photo profile biar terkesan unik. jadi silahkan aja pesan dimari kalau berminat.


Kemudian adalagi gambar yang kayak gini nih~ Gambar kluarga bahagia spaidermen
Gambar tersebut katanya dipesan buat cover Buku... aslinya sih photo yang digambar ulang dengan teknik digital painting. jadi bagi yang pengen mukanya digambar dengan model begini juga boleh calling di mari ..... Contohnya kayak gini nih~ *promosi mode* =..=v



Cakep kan...... ^_^ apalagi kalo posenya sama si doi ehehehe
jadi tunggu apalagi pesan segera melalui Page Tintabocor.com
di google+ atau di facebook atau dimanapun yang anda inginkan.

Bukan hanya itu Tintabocor juga menyediakan jasa Pembuatan Photo yang di vectorkan. alias vector Portrait. contohnya kayak begini nih....

Gambar ini berawal dari Photo yang di bikin ulang dengan vektor di coreldraw. jadi kesannya kayak gambar semi kartun gitu. semakin unik aja kan... ? :D kelebihan dari gambar voctor ini adalah selain terlihat unik adalah resolusinya tidak akan pecah meski mau digedein sebesar apapun. berbeda dengan gambar bitmap yang resolusinya terbatas kalau ingin diperbesar.

Oke, lanjut lagi dengan contoh gambar yang lain.... saya juga menerima pesanan gambar ilustrasi untuk kepentingan iklan, ilustrasi buku, cover, dll, baik warna atau Hitam putih. lebih lengkapnya seperti contoh dibawah ini....

Cover buku Untuk Penerbit Matapena





atau ini...




ini.... *ilustrasi buku anak full color*






atau yang ini..... *Ilustrasi Hitam Putih*







dan ini..... Ilustrasi Kartun untuk Buku Humor~ :D




Jadi tunggu apalagi.... Apapun Jenis gambar yang anda butuhkan... Insyaallah akan saya usahakan untuk membuatnya, untuk mempecantik usaha dan karya yang anda ciptakan.

Oke untuk selanjutnya silahkan dilihat-lihat contoh gambar2 lain bikinan saya dalam rangka mempromosikan TINTABOCOR.COM di dunia maya. please enjoy







Oke cukup sekian dulu. kapan-kapan dilanjut lagi pameran dan promosi gambarnya.
jangan lupa...
if you need image or picture
TINTABOCOR.COM will Draw Everything
for you
:D



Kamis, 14 Oktober 2010

LOMBA DESIGN COVER

Pengumuman info Lomba design Cover LKiS Group.
Total hadiahnya 9 juta Rupiah. Silahkan yang berminat....


klik gambar di atas untuk memperBESAR



Kategori Lomba
:
- Penerbit LKiS
1. TEMBANG TOLAK BALA
Penulis : Hans Gagas
Ukuran Buku : 12 x 18 cm

2. ZIARAH, GARAM, DAN ADUAN SAPI:

Esai-Esai tentang Madura
Penulis : Huub de Jonge
Ukuran Buku : 14,5 x 21 cm

- Penerbit Pustaka Pesantren
1. CARA KELIRU MEMBACA QU'RAN
20 bacaan paling menjebak saat mengaji
Penulis: Ainul Huda
Ukuran: 12 X 18 cm

2. MISTERI KEAJAIBAN ORANG-ORANG SALEH
KisaH-kisah paling menyentuh hati sepanjang zaman
Penulis: Haji Lalu Ibrohim M. Thoyyib
Ukuran: 12 X 18 cm

- Penerbit Matapena
1. ROCK MINI BAND;
kisah santri Rocker
Penulis: Fuad Hanif
Ukuran:13 x 20 cm

2. KUPLUK PINK SI QODIR
Penulis: S. Tiny
Ukuran:13 x 20 cm
Ket: untuk melihat sinopsis dari judul diatas silahkan klik disini
Ketentuan Lomba :
  1. Lomba ini gratis dan terbuka untuk siapa saja yang berusia 18 - 35 tahun kecuali keluarga besar LKiS Group
  2. Lomba berlangsung dari tanggal 15 Oktober s/d 15 Desember 2010
  3. Informasi Pemenang akan diumumkan pada tgl 27 Desember 2010 melalui Website dan e-mail
  4. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat
  5. Karya yang dikirimkan menjadi hak milik Penerbit LKiS Group dan tidak dapat dikembalikan
  6. Pemenang Lomba berdasarkan Kategori
Persyaratan :
  1. Karya harus orisinil dan tidak melanggar ketentuan hak cipta,
  2. Hasil karya belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenisnya dan belum pernah dipublikasikan,
  3. Peserta wajib mengirimkan karya minimal satu kategori yang terdiri dari 2 judul dan tanpa batas maksimal (dapat mengirimkan karya dari semua kategori),
  4. Peserta Lomba atas nama pribadi bukan group atau tim
  5. Peserta melampirkan identitas diri (nama lengkap, alamat, nomor Kontak, fotokopi KTP. Photo 3x4) dan juga membuat pernyataan keaslian karya (bermaterai),
  6. Setiap karya lomba harus mengacu pada Judul Buku,
  7. Karya berbentuk file digital Jpeg, dan format aslinya (PSD/ AI/CDR/dll) dan dikirimkan dalam bentuk CD,
  8. Karya diserahkan langsung ke kantor Penerbit LKiS atau dikirim Via Pos (Cap pos max.15 desember 2010).
Hadiah:
  • Uang Tunai 2 Juta Rupiah untuk Juara satu + Piagam Penghargaan
  • Uang Tunai 1 Juta Rupiah untuk Juara Dua + Piagam Penghargaan
  • Total pemenang ada 6 (tiap kategori 2, yaitu juara 1 dan 2)
  • Masing - masing Pemenang akan dikontrak Ekslusif selama setahun*
* Kontrak berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak
Sekretariat Panitia:
Jl. Parangtritis Km. 4,4, Salakan Baru No. 1, Sewon-Bantul-JOGJAKARTA Telp.(0274) 387194
Fax. (0274) 379 430 / CP. CP: Hambali Al-Musa: (0274) 922 4847
website: www.lkis.co.id || www.elkisprinting.com || Email/ Ym: lomba_lkis@yahoo.co.idThis e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Sabtu, 22 Mei 2010

Online, Cari Teman, Dapat DUIT di KLIKOT

Apaan tuh KLIKOT hah ?

Anda tahu facebook kan?, pasti tahu dong. tetangga saya aja tahu [apa hubungannya?].  Tapi bagaimana dengan KLIKOT? nah, kalau sudah ngerti cara pakainya fesbuk pasti kurang lebih tau apa itu klikot dan buat apaan. Karena pada dasarnya Klikot Juga jejaring sosial, yang bisa dilakukan disini antara lain; Update status, numpang nulis di wall orang, komentar2, upload photo dan menandai / tag photo, bikin grup, bikin event. dst.

 

Yang beda adalah…. disini tiap kali kita bersosialisasi, kita bakal DAPAT POIN, poinnya trus dirubah jadi dollar, dibayarnya lewat paypal. bikin paypal jg gampang. cari aja di google kalo belum tau. Paypal itu semacam alat tranksasi keuangan online atau rekening online gitu. kalo klikotnya [daftar sini]

klikot

so, jadi intinya…. KLIKOT adalah situs Jejaring Sosial yang anggotanya dibayar kalau mau aktif. (katanya sih begitu)

Soal Gimana dibayarnya?

saya juga belum pernah mencicipi dolarnya, makanya blm berani bilang ini bener atau kagak. Tapi yang bikin seru menurut saya adalah berburu poinnya. Terlepas dari perburuan dollar di internet. soalnya kita dapat poin kalau:

~Profile kita ada yg mengunjungi

~Ada yang ngintip album photo kita.

~Ada yg numpang baca artikel kita (meski yg dibaca judulnya doang)

~Refferal kita ikutan nongol alias absen online di klikot.

~punya banyak anggota di grup /cliques

~ada yang ikutan event yang kita bikin dan lain lain.

 

Trus kalo sudah dapet dollarnya juga belum bisa langsung diambil. minimal harus dapet $25 br dapat ditransfer ke paypal kita. kalau belum punya akun paypal gimana? ga harus punya, jalanin dulu klikotnya sambil have fun, kalo memang cocok dan enjoy dengan fitur yg disediain ya lanjutkan, kalau suka dan sering online kan jd ga terasa tiba2 poin kita numpuk. lagipula ngumpulin dollar sampai bisa $25 dollar jg lumayan lama. Bikin Paypalnya belakangan. Lagipula bikinnya jg gampang. cuma butuh alamat email. abis itu trus verifikasi.

ok, segitu dulu…, diluar bener kagak dollarnya, saya sih enjoy aja, anggep saja ini fesbuk yg ke dua. Kalo berminat silahkan daftar lewat referral saya. Dengan begitu poin saya jadi bertambah. (maunya sih begitu) :D  

 

Jangan lupa, Klik SINI untuk daftarnya.

Rabu, 10 Februari 2010

MOMOTARO ~Gaje Version~



Author: Nacchan sakura/Nabila r.a
Editor: Mamoru Imamo
Disclaimer: Momotaro bukan punya saya~ ini cerita rakyat jepang ^^

Cast:
Nacchan sakura as Narator
Mamoru Imamo as Momotaro (euh disini namanya mamotaro)
Dhara Cintya As nenek
Hyozi Ryouna as kakek
Jirokichi Devour As kucing (anjingnya diganti ama kucing =..=")
Gina-chan as Burung Pegar
Shina Daigo as Saru (gomeeeen D8)
Amira sakura as Ibu Peri dadakan
Risya arina as putri yang ditawan
Musa kira as Raja Setan
Aoi Nagisa as pengikut setan 1
Mozari putri as pengikut setan 2
Sekai Abbil Saionji as pengikut setan 3

Mari kita mulai ceritanya~

Konon di sebuah desa bernama Sanbiroto, tinggallah dua makhluk sejenis manusia yang mirip kakek nenek bernama Hyozi dan Dhara. Mereka sangat miskin, miskin sekali. Pembantunya miskin, Tukang Kebunnya jg miskin. Saking miskinnya bahkan tak mampu membeli BMW keluaran terbaru dipasar ikan. Warga desa banyak yang bersimpati pada mereka,namun tak ada satupun yang berani (baca:ga sudi) menolong sepasang kakek nenek itu. Kabarnya, hartanya habis untuk mendapatkan kembali anaknya yg diculik. Mulai dari menyewa agen rahasia sampe dukun2 tersakti dimintai tolong. namun tidak ada yang berhasil.

Risya Arina, itulah namanya, Putri semata wayang mereka yang diculik oleh raja Setan yang terkenal sadis dan kejam bernama Musa Kira. Musa kira dengan detnot-nya (baca: Death note) mengancam warga desa yang nekat menolong nenek-kakek itu namanya akan dimasukkan ke buku catatan utang. Dan tak lupa akan ditulis juga dalam diary Detnot yang efeknya akan penyakitan gatal-gatal dan menderita bengek sampai tujuh turunan bagi yg namanya ditulis ke dalam buku tersebut. Oleh karena itu tidak ada yang mau membantu mereka.

Suatu hari, seperti biasa kakek Hyo pergi ngantor ke gunung mencari kayu bakar untuk dijual ke pasar apung desa Sanbiroto, dan nenek Dhara ke sungai mencuci bajunya yg hanya satu setel. Dhara yang saat itu sedang mencuci sambil nyanyi-nyanyi lagu Campur sarinya Kangen Band tiba-tiba dikagetkan oleh benda yang jatuh dari langit. Benda yang Jatuhnya ke sungai tersebut ternyata sebuah Jengkol berukuran raksasa.

"waaaah,ada buah jengkol euy! Lumayan buat makan malem sama si aki.. bawa pulang ah" teriak Dhara kegirangan hanya gara2 nemu jengkol aneh tersebut.

Tanpa pamit (karna ga ada yg dipamitin) Nenek itu meninggalkan cuciannya dan membawa pulang jengkol ukuran jumbo untuk dibelah oleh si Kakek.

singkat cerita setelah menempuh perjalanan 100 meter dengan naik ojek dan ganti angkot sampe 5 kali, Dhara tiba di rumah.
"kakeeek! Aye pulang nih, tadi nemu jengkol di sungai trus aye bawa pulang aja, lumayan kan bisa buat makan ampe 7 bulan, biarin dah udahnya kita bau jengkol juga, yang penting kaga kelaperan"

suara Nenek Dhara mengagetkan konsentrasi kakek Hyo yg lagi asik ngupil karna kecapean habis nyabutin pohon pisang buat kayu bakar.

"wah si nenek hebat euy, Kakek tadi jg dapet kayu bakar di hutan, soalnya nyari gas elpiji kaga nemu nemu. Nanti bisa buat bakar jengkolnya ye. Sini jengkolnya kakek belah dulu.."
Selepas beresin hasil ngupilnya yg baru terkumpul 8 ons (upil basah), sang kakek mengambil kapak di gudang dan bersiap membelah jengkol jumbo itu.
Betapa kagetnya si nenek dan tak kalah kaget pula si Kakek, hampir aja strokenya kambuh, pasalnya waktu mata kapak mulai membelah sampai ke ujung, seorang anak keluar dari dalam jengkol raksasa itu. seorang anak lelaki berkepala botak, tapi belakangan diketahui kalo itu sebuah helm yg semi permanen.

"KEK! KEK! Ada anak kecil dari dalem jengkolnya kek!"
"iya nek, kakek juga liat ko, kenapa bisa ada anak kecilnya yah??"
"gatau atuh kek,tanyain aja sama anaknya"
"wahai anak mudaa.. siapa namamu?" tanya kakek Hyozi.
....
"Nama saya Mamotaro, lahir dari buah jengkol sakti dan mendapat perintah untuk mengalahkan raja setan di pulau seberang" jawab mamotaro sambil baca contekan naskah.
"hah? Bocah bau jengkol kaya elo mana mungkin bisa ngalahin raja setan" sahut Nenek Dhara.
"Bisa lah! Jaman sekarang getoowh, semua serba praktis. Laela sari aja bisa jadi wonder woman" jawab Mamotaro yg bingung dengan ucapannya sendiri.

"caranya?" tanya si nenek ga percaya.
"Minta tolong aja sama ibu Peri!" jawab mamotaro dengan 'wattadosh beungeut cileupeung' nya
"BAH! Abad 21 mas! Mana ada ibu peri kaya di cerita dongeng! Jangan ngelindur kau Mamo!" balas Kakek Hyozi yang tak kalah bingung dengan naskah yang dibacanya.
"ENAK AJA! Siapa bilang kaga bisa.. Pakke Hapeh dongz!" jawab mamotaro mendadak alay *dzigh* [editor geleng-geleng]
(SFX: GUBRAK)
(Dalam hati Dhara dan Hyo : "perasaan di cerita Momotaro kaga ada ibu peri nya deh")

Kemudian Mamotaro mengambil ponsel dari kantungnya dan menekan tombol "1-4-0-4-5" dan segera berbicara dengan ibu peri.
"Tes tes... halo, Ini Ibu Tiri kan?" sapa Mamotaro
"Bukan disini ibu Jari, anda salah sambung" Jawab suara bernada sewot dari dalam ponsel.
"ciee... gitu aja ngambek, oke... Bu Peri Amira? anu... Saya mau minta tolong nih"
"Iya silahkan, ada yg bisa dibantu?" Jawab suara diujung sinyal.
"Semur Jengkol tiga porsi sama es Teh dibungkus, ga pake lama yah" Mamo cengengesan garuk2 hidung.
"HOE.. elo kan anak jengkol napa malah pesen Jengkol, lagian gue jg dah pensiun dari warteg nya pak Bambang.
"haha... gomen gomen, mas gogon lagi ngamen, to the point aje, sesuai skenario katanya bu Peri mo ngasih aye kekuatan, supaya bisa ngalahin raja setan?"
"ooo begitu?"
"iye, dateng kesini dah pokonye. Cepetan ntar aye bayar pake semur jengkol buatan sung go kong, okeh?"
(sejak kapan ibu peri bisa diorder?)

--------------------------
Sementara itu, insting sang kakek dan nenek tampaknya mempunyai rencana lain.
"kek,kek.. tuh si anak tajir yah kayanya.. punya hape segala.. BB lagi.. kita ambil aja hape nya kek, lumayan kita bisa makan setik buat seminggu kek" bisik nenek
"iya ya nek.. kita tunggu aja ampe ibu peri nya dateng,terus kita ambil hapenya.." Devil smile mengembang dari wajah nenek dan kakek.
-------------------------

"jadi gimana Bro...?" tanya kakek Hyo sok gaul.
"tungguin aja! Bentar lagi ibu perinya dateng, pasti ga lama, dia kan punya sapu terbang. Paling Cuma 2 menitan ko" jawab Mamotaro yakin.

X--- 2 Jam kemudian ----X

Tampak seorang wanita setengah baya berambut hitam agak gelap, agak pendek dan agak berantakan serta penampilan yang agak agak *?*. Tulisan Peri tampak jelas menggantung di lehernya menandakan dia adalah seorang peri (aneh). Namun tak seperti yang diceritakan mamotaro yaitu sosok peri yang naik sapu terbang. Peri yang ini malah turun dari Ojek dengan kondisi agak berkeringat.

Dengan penampilannya yang agak kucel juga, wanita itu langsung masuk rumah tanpa permisi sama satpam yg jagain istana negara. [mangnya istananya di mana? ==a ]
"woooee... spada..., permisi kek, apa ini rumah anda.?" tanya Bu peri ga sopan.
". . . . . " Mamo, Hyo dan Dhara terdiam liat seorang peri yg jauh diluar bayangannya. Peri yg ini mirip TKW yg baru pulang karna dideportasi.

"oh maaf sedikit terlambat~ tadi pas mau bayar ojek dompet gue ternyata ketinggalan, yah terpaksa deh gue nyuciin piringnya si tukang ojek, belum lagi anaknya yang bawel itu suka main pukul pukulan, hahaha... untungnya gue bawa linggis." kicau Amira.

"krik krik krik " sepi~ =w="
"nguuung~" ...
"ngiiiiiiiiing~" suara lalat ngrubutin 3 orang yg baru merasakan waktu 2 menit dalam penantian.
"hehehe... ga nunggu kan?" ucap Amira dengan santainya.
"TERLAMBAT SOLICIT PALA LU PEANG! Lo dateng telat 2 jam taooo!!" geram si nenek.
"Perkenalkan, gue adalah Ibu peri, nama gue Amira Sakura~" lanjut si ibu Peri mengabaikan perkataan si nenek"
"Udah tau boo" Si kakek sweatdrop gara2 liat kalung Amira Bertulis 'Peri Baik Hati', tulisannya digedein pula.

". . . . . . " suasana kembali sunyi...
".weh.. " Amira CPD.
"Trus?" Mamotaro nahan kentut.
"Breeeeet...!!!" Suara khas itu, udah gak tertahan lagi. muka Amira membiru.
"gomeeen, mo setor dulu" Mamotaro cabut nyari jamban.

"okeh yaudah, kasihkan ini ke Mamotaro" Amira nglempar sekaleng Bayam merk popeye.
"bilangin ke Mamotaro, dia bakalan punya kekuatan super kalo mau bayam sama kalengnya. Jadi tugas gue dah beres dan gue permisi. gutbai. sayonara." Peri Amira pamitan dan mengeluarkan sapu dari tasnya. si kakek dan nenek yang penasaran pengen liat sapu terbang langsung mengikuti dari belakang.

Sesampainya di halaman... Amira tengok kanan kiri seperti ga ingin ada yg liat kalau dia akan menaiki sapu terbangnya.
"Wah jadi dia bener2 peri ya kek"
"sepertinya begitu nek, baru kali ini yah kita liat sapu terbang secara live"
Amira mengangkat sapunya dan mendongak keatas. sambil lompat2. ==a
"aneh, tuh peri mo ngapain dia"
"aku juga ga tau nek" Mamotaro ikutan nimbrung setelah urusannya beres di wese.

"Plak."

"BRUK"

"DBUGH" =A= sebuah mangga muda jatuh oleh ayunan sapunya Amira.

"Nyahahahaha... akhirnya dapat juga" Amira menoleh ke belakang kemudian ambil langkah seribu, dan kabur setelah menunjukkan devil smilenya kearah mereka bertiga. =,.=a oh iya... tak lupa sapunya dibawa juga dengan diseret. bukan ditunggangi. =="

"SIALAAAN, dia nyuri mangga kita kek" Dhara histeris ga percaya kalo peri baik hati itu telah mencuri mangganya.
[editor: gomenasai Mira chan....!!! 8D]

=_____________________="

"ooo... jadi Risya itu putrinya kakek?"
"katanya sih begitu"
"loh kok katanya, emang sapa yang bilang?" mamotaro bengong.
"tauk..." si kakek bete ngladenin pertanyaan mamotaro yang gak penting.
....
"Dulu kami sering memarahinya karna dia suka bikin ulah di sekolah" curcol si nenek.
"sejak saat itu Risya jadi jarang di rumah dan suka bermain di hutan. Risya pernah bilang, binatang buas dan setan penunggu hutan lebih sayang Risya daripada orang tua yang cuma bisa nyuruh ini itu tanpa perduli perasaanya" guratan di wajah nenek malang itu makin menunjukkan tanda kesedihan yang mendalam.

"oooo..." mamotaro angguk2.

"eh ga taunya sekarang malah diculik sama sama Musa si Raja Setan itu" geram si kakek.
"nenek merasa bersalah karna kurang memperhatikannya, waktu itu nenek terlalu sibuk ngikutin arisan setiap hari. pulang langsung tidur, bangun2 dah ditempat arisan lagi. sampe ga sempat merhatiin apakah Risya baik baik saja atau sedang dalam masalah" mata nenek berakaca-kaca spion menerawang kosong, seperti sedang mengenang putrinya yang malang itu.

"oooo..." mamotaro meng-ooo *lagi*

"iye nek, kakek juga bersalah telah membiarkan Risya kita jadi seperti ini, Sebenarnya Risya itu anak yang baik dan periang, hanya saja dia kurang mendapat kasih sayang kita." raut muka kakek Hyo berubah seakan penuh penyesalan.

"oooo..." mamotaro menghitung jumlah 'o' yg diucapkannya. *?*

"udah dapet berapa kilo telornya?" kakek ga nyambung.

"oooo..." mamotaro makin parah sama 'o' nya.

[nacchan: setooop...!! oke oke... udahan dulu nelornya. Demi mempersingkat cerita, saya singkat aja ceritanya. Jadi setelah dapat bayam dari si peri, dan mengetahui masalah kakek dan neneknya, Mamotaro memutuskan untuk segera berangkat menuju ke pulau seberang untuk Melawan Musa kira dan membawa Risya pulang ke orang tuanya]

=_________________________="

"ini buat bekal di perjalanan nanti, tadi nenek sudah buatin cimol sama kerak telor makanan favoritnya Risya" nenek mengelus elus helmnya mamotaro. *?*
"kalo ada apa-apa sms aja yah" sambung kakek Hyo.
"loh mangnya kakek punya hape apah?"
"ini..." Kakek nunjukin hape BB yang dicurinya dari mamotaro.
"loh itu kan hape aku kek"
"udah berangkat sana, biar hapemu buat kakek aja, sebagai gantinya udah nenek buatin bekal noh" potong nenek sambil dorong-dorong mamotaro sampe kepinggir jurang. =..=

"yaudah kek, nek, mamo pamitan. doain biar nanti bisa bawa pulang Risya"
"iya iya.. cepetan sana" usir nenek ga perduli.
"hehehe..." si kakek malah asik mainin hape barunya.

=..="

[Nacchan: Mamotaro pun berangkat menuju hutan, setelah hapenya disita sama si kakek... masih untung helmnya ga ikut disita.]

Chokolatoooooss...!!! *Ads by google*


=____________________________="

Mamotaro mulai perjalanannya…

"Berhasil.. berhasil hore..." dari jauh tampak seekor monyet bersepatu boot sedang menari-nari gaje.
setelah mendekatinya mamotaro menyapa monyet itu dengan sopan.
"hei boleh saya lewat sini nyet ?"
"eh.. bisa jaga omongan lo. aye dikatain monyet"
"ung...." mamotaro cengok kedip-kedip.
" itu apa yang ada dibungkusan karung" penasaran shina.

"oh ini kerak telor bikinan nenek Dhara" mamo mengeluarkan bungkusannya dan menawarkan ke Shina.
"wohohoho~ enyak enyak enyak, okelah kalo begitu. aku akan ikut denganmu"
shina menggoyang-goyangkan jempolnya ala warteg boy. dan ikut bergabung tanpa menanyakan tujuan perjalanan Mamotaro.

Baru tiga langkah perjalanan, mereka bertemu dengan seekor burung pegar bergigi nangkring, yang sedang mengemis.
"kasihani saya...!! saya sudah 3 kali lebaran belum sarapan hamburger" rengek burung itu.
"wah kasihan sekali... ini aku kasih Cimol bikinan nenek Dhara"
"arigatou..." burung itu langsung menjilati cimol rasa jengkol yg dikasih mamo.

"aye juga minta dong" shina pasang puppy eyes. ga pantes banget dah. =="
"nih...!!" Burung itu membagi cimol yg sudah rata oleh jilatannya ke shina.
"omaegaath... ga jadi deh, tiba2 perut aye terasa hamil 9 bulan" shina cengok.

"Perkenalkan nama saya Mamotaro. anak pungut jengkol yg ditemukan kakek Dhara dan Nenek Hyozi"
"kebalik cuy...!! kakeknya kan Hyozi" sahut Gina chan.
"loh.. kok Gina chan tau, dulu mantan piaraannya ya?" sahut shina dngn pasang mesum eyes. kalo ini pantes banget. 8D"
"ahaha anda ini BEGO apa ya.., dimana-mana kalo nenek itu ya perempuan ?" =w=
"Dhara kan cowok" shina nyolot watadosly

"HOEEE...!!! maneh bacot mulu, ikutin naskah dong. dasar blegug"
Nacchan sbg Narator tiba2 muncul dan nendang Shina keluar garis pinalty diikuti tiupan peluit panjang. *?*

"OK.. lanjuuut~" teriak nacchan pake Toa dngn baterei Alkaline.
Alkaline KUAT DAN TAHAN LAMA. *ads by google*

"eh, bentar..., anda kok bisa tau nama saya Gina.? saya kan belum mengenalkan diri"
" . . . . . . . . " mamotaro nunjuk2 ke dada Gina.
"Hwaaa.... apaan? sejak kapan benda ini disini? " Gina setengah shock, tiba2 ada papan nama bertulis 'Gina sekseeh a.k.a Gigi nangkring' nempel di dadanya.
[Nacchan:" Kerjaan shina lagi, =,,="]

"yaudah kamu ikut kami aja daripada ngemis di hutan tak berpenghuni ini"

"okelah kalo begitu" ga mikir ga nanya Gina menyetujui aja, dan langsung disambut goyangan jari Shina ala warteg boy. Kemudian melanjutkan perjalanan

”GUBRAK”
"Ya ampun, buah jengkol dalam botol buat cimol rasa dodol" teriak shina mendadak latah.
Belum setengah langkah perjalanan... tiba2 muncul seekor kucing jatuh dari atas pohon. Dan anehnya lagi, kucing itu masih asik mendengkur meski sudah jatuh dari ketinggian 15 meter.

“Yaudah kita bawa aja skalian, buat nambah personel” shina masukin Jiro ke karung kemudian menyeretnya.

[singkat cerita setelah sampai di pulau seberang, Markas Raja Setan Musa dan anak buahnya]

Hei... kau yg pake kacamata..!! Raja setan kan? sini balikin Risya.

"wew... Astoge....!! kamu manggil saia ?" Musa cengok benerin tanduknya yg agak miring.
"Hoee... Sereman dikit napa. elo kan Raja Setan, masak pake saia" Abbil menghadiai Tabokan plus plus tepat ke muka Sang Raja Setan"
"wew... Dasor anak buah durhaka " Musa mengelus pipinya yang memerah.
"saya mozari firefox status Siluman Rubah"
"halo nama saYa..aoi ^^. salam kenal?"
”Heh bocah… Ada urusan apa lo kesini” bentak Abbil mengambil alih posisi Musa.

keempat pendatang gaje itu langsung membentuk formasi dan satu satu memperkenalkan diri.
"Saya Mamotaro de Jenk cold" sambil Benerin posisi helm.
"Saya Shina de Monkey" sambil pasang monki monki *pengganti kuda kuda*
"Saya Gina de Twitty" berpose mengangkat sayapnya, abis itu ditaroh lagi.
"Saya Jiro de Kitty" eksyen gaya cakar2 guling.
[silahkan bayangkan formasi keren mereka]

"ya, dan Kami adalah.......G P K"

"GABUNGAN PANITIA KURBAN" jiro nyeletuk watados.
Spontan semua anggota GPK minus jiro langsung pasang muka ilfil~

Oke..., sekarang kembali ke topik.
"heh?.. lo kata kita lagi konfrens Ye Em apah?"
"egepe"
"yauadah aku lep" Jiro mojok.
“eh jangan gitu dong k mamo” bela Gina, sambil nginjek itunya jiro. Maksudnya ekor. XD

[nacchan: oiii udah kebanyakan ficnya neh, buruan brantem dah.. ga usah pake acara kenal2an sgala”]

“Oke… sip” serempak smua yg hadir bersiap dengan senjata masing2.

*PLAK PLAK PLAK* >8D

*DZIG* =,.=”

*NGEK* ~_~”

*BRUAK* >0< *GUBRAK* D8

=_____________________=”

[ Nacchan: “Dan inilah Hasil pertarungannya” nacchan membacakan hasil skor pake Toa Alkaline]
Musa~ Tepar gigt jari, Jiro &
moza~ nyangkut di palang rel Kereta,
Aoi~ dari tadi cm senyam senyum gak ikut berantem. Meski 3 anak panah nancep di tubuhnya. Dengkul, pantat dan manga yurinya. *masih asik baca yuri ternyata* Abbil~ kompakan sama Musa, ikutan tepar dan damai di sisinya.
Gina~ ngumpulin giginya yang rontok kena bogem.
Shina~ tanpa komando langsung mencari harta barang rampasan. Dan sukses terkumpul seluruh koleksi underwear nya Raja Setan. *hoek*

Tinggal Mamotaro dan Risya~ “eh eh… gue mo dibawa kemana?” Risya memberontak dari genggaman tangan Mamotaro. “Ke Mall yuk.. aku mo beli hape baru nih!!” Mamotaro mukanya memerah. Padahal td yg ditonjok perutnya. “heh..? ayuuuk..!” cmiw. Risya langsung setuju. sebab kalo bilangnya diajak pulang, sudah pasti ga bakal mau. Karna ternyata Risya sendiri yg nyuruh Musa si Raja Setan untuk menculik dirinya. Alias Risya sebenarnya kabur dari rumah karna gak dibeliin Blekberi. …Seperti biasa di akhir dongeng, akhirnya mereka hidup bahagia selamanya *apanya?*

[Fin~. Endingnya maksa]

The End Cuplikan Confrense YM! mamoru: halo halo… Gimana fic yang tadi, mengharukan bukan..? 8D

Shina: wahaha saya puas, bisa nambah koleksi underwear saya. arigatou senpai. 8D
Dhara: =w= *shock dengan perannya sendiri* Jiro: lalala~ *lagu kebangsaan jiro*
Hyo: What happen with me…?? D8 Rozalin: ... ==”
Ryu_Zack: eh gue udah cakep belom..? cmiw :x Musa: wew.... Dasor. Risya kan Cantik. *?* Abbil_nuno: dasar Setan lo. Gina _Ginong: brb… ambil pacul.. =..=v
Amira: - *delay* Senri: *offline* Moza: *ngakak baca komen Gina*
mamoru: Weh... ga ada respon ya. yaudah aku delete aja ficnya. =,.="
Nacchan: Tadaima... ^^
Mamoru: Halo nacchan ini dia author yang asli. Gimana?.. gimana ficnya?
Nacchan: yay besok aku ada acara cosu di Monas.. XD Mamoru: ahahaha... *swetdrop* Sora_Izanagi: kapan chapter selanjutnyaa...?? XD .... dan confrense YM berlanjut tanpa membahas sedikitpun isi Fic gaje tadi. =="a

3 jam kemudian...

Shina: lapar... pengen makan orang~ =,,="

Jumat, 31 Juli 2009

Graffiti Fesbuk (error)


ga ada kerjaan~~ kebiasaan iseng bikin graffiti jalan lage. target
selanjutnya adalah **** chan (nama blm berlicensi jd disamarkan).

hampir sejam coret2..., terakhir klik tombol - done ~ , saving proses '-.-'-.-'- (agak lama..)

dan, noo......!! ternyata mak error menghalangi proses sending. ada tulisan plis try again later,

ga mo nyerah, akhirnya ore sending lagi, skalian gambar dikasih bulet2
di isi tulisan, plus rubah ekspresi biar kliatan rada2 "." - klik
sending lagi, dikirim lagi, error lagi, jiaaa.... padahal data dah
kersimpaen tp sending proses gagal mulu~~



... graffiti masih terpampang dan masih bs diurek-urek lagi...,ide iseng number two keburu kluar.

"ore memutusken, grapiti disilangken campur komik"' treeeet....



next try, sending proses--- waiting--



yahahaha..., ternyata error berkelanjutan... sampe ada sebelas
kali...!(padahal lebih)! capek2 bikin grapiti ga bisa terkirim, bete
campur nesu...., akhirnya firefox saia refresh + resiko gambar ilang
cuma2. ditambah rencana iseng gagal total.



eksekusi dimulai ---> klik reload--- loading --- please wait ---



cling *.'*; wo ho ho ho.. tak taunya ada auto restore..., so gambar
graffiti selamet, bonusnya mister error gak muncul lagi...*o*.., wo ho
ho SUKSESS..!! graffiti terkirim ke alamt. tp hasilnya jadi
buanyakkkk.....noraakkk, numpuk2, kayak potokopi. jayuss.

ha ha ha... yaudah, wes terlanjur geto di kapakne maneh..... wuiiih...!!



ini ore ambil sampel gambar2 yg ga error aja. (pdhl eror smua..!!)




*diluar rencana semula seharusnya ga begini... T.T . (bikin komik ga sengaja)

Rabu, 17 Juni 2009

replay version (graffiti)







just klik play and watch it.

Ryuk..(detnot)


gambar ore pake applikasi Graffiti di fesbuk. aslinya bisa direplay. yg ini cuma kopian.

Gin and Mamoru (Bleach)


Gin ternyata narsis juga mau berpose jadi model, he he he he....XD

"."

Minggu, 14 Juni 2009

Nggrundel mode activate

Bagaimana mau menyalahkan, jika aku sendiri tak tahu benarnya.
Dan kenapa aku harus mendengarkan ucapan itu kalau belum jelas kenyataannya
Kenapa pula aku harus ikut campur, hanya karena berada sekitarnya

Memang sangat sulit menempatkan diri di tempat yang layak
Tidak mudah membuat keputusan tanpa indikasi sepihak
Tidak mungkin segalanya disamakan jadi satu kehendak
Ujung pun takkan pernah tercapai saat mendekati puncak

Aku tak perduli bukannya tidak mau perduli
Aku diam bukan berarti membiarkan
Hanya saja jalan yang kupilih berbeda dengan kalian
Cara yang kutempuh mungkin tak sejalan dengan pemikiran

Jadi mengapa harus menyeret diri sebagai sang korban

 

Minggu, 31 Mei 2009

Apa boleh Buat…


"Ore bener2 tidak dapat bebuat banyak untuk meramaikan blog ore sendiri. Hari-hari yang sok sibuk, dan kebiasaan yang suka menunda-nunda pekerjaan sering menambah kerusuhan. Ore selalu pesimis ketika harus menulis sesuatu,"(ore waktu dulu)


 

Dan sempat sadar sebentar , namun parahnya kembali lagi, meski masih ada sisa-sisa sedikit yang bisa dilakukan untuk menghasilkan tulisan. (hiks)

Ore akan membuat tulisan lagi dalam masalah komik. Entah apa tujuan aslinya yang jelas ore musti nulis dan nulis, mau nulis aja repat.

Komik dan sastra memang dua hal yang berbeda ( kayaknya sih gitu ). Sebab memang dua hal yang berupa pengolahan kata dan pengolahan garis pena. Meski keduanya memiliki kisah perjalanan dan proses yang hampir sama. Menuangkan keindahan dengan media masing2. Mencoba menggambarkan ide pikiran yang disebut inspirasi. Membalutnya dengan kreativitas para pribadi. Dan mengekspresikan dalam gaya dan identitas dengan penuh percaya diri. (wuaaa ngawur aja)


 

Beginilah kalo tulisan dibuat sok puitis. Maksudnya ore mo maksain pada hari terakhir dibulan mei ini target minimal satu tulisan perbulan musti diselesaikan. Yah memang maksa banget lha wong besok aja dah tanggal satu ee…, arep nulis apa ore ga ada mood untuk njalaninnya.


 

Kemarin sempat terpikir membuat ulasan tentang beberapa appliksi portable yang barusan ore donlut. Tapi malesnya minta ampun ketika tangan ingin tulas tulis ketak ketik menuangkan isi pikiran, lagian sampe saat ini hanya jurus detlain aja yang masih mempan untuk menghasilkan tulisan (ga habis pikir begonia). Ya memang jadinya dengan hasil kurang menjanjikan, tapi cukup memuaskan dari pada tidak ada sama sekali (yia ha ha…jurus "daripada" dipake lagi).


 

Kemudian apa lagi? … yup ada beberapa lagi yang seharusnya sudah menjadi agenda untuk ore jadikan bahan tulisan. Misalnya saja Final Fantasy advent children Complete. Ore habis nonton filmnya n ngrasa ada yang beda dengan versi sebelumnya. Seharusnya itu sudah menjadi bahan agar bisa menulis namun penyakit malas kembali menjangkiti. Apalagi selalu ada hal yang kayaknya lebih menarik selain menulis. ah... kalo kayak gini terus makin ga asik aja. ha ha ha.. musti bulan depan lagi buat isi yg lebih bisa dijadikan bacaan daripada cuma sekedar catatan kosong. ok ore mo ganbaru.


 


 


 

Selasa, 14 April 2009

Komik Kolaborasi


Kemarin, ore no ototo (HidStudio)usul untuk mengUpload komik yang dulu pernah di tampilkan berseri dalam Majalah dinding. Karena ceritanya sudah tamat dan daripada nganggur di gudang penyimpanan dimakan rayap mending dipublikasikan sendiri. Ore sebagai publisher dan editor sekaligus manager orenolazycat Group, telah berhasil mengumpulkan dan menyalinnya dalam format digital. Maksudnya di scan gitu. Dan akhirnya bisa selesai dengan sedikit polesan sana-sini [ga banyak sih]. Komik ini sebenarnya setebal enam puluh halaman, dan setelah proses editing ternyata jumlahnya ga nambah, ya tetep aja enampuluh, plus halaman sampul. 
   

Sekedar info, ore juga ikut mengisi beberapa halaman dari komik ini, karena ada halangan sang komikus tidak dapat meneruskan gambarnya, sementara waktu itu sudah deadline musti terbit di Mading, makanya ore terpaksa menggoreskan tinta dan meneruskan cerita. Sementara ore bingung mau bikin ending seperti apa yang ga terkesan maksain tamat. Untung mendekati akhir sang komikus datang lagi dan siap meneruskan debutnya. So, berakhirlah posisi ore sebagai pemain pengganti, dan komikus berhasil juga menyelesaikan garapannya. Kalo jeli antum pasti tahu ada beberapa gambar yang style gambarnya beda, baik bentuk tulisan dan ekspresi wajah karakternya. Bagi yang ga jeli biarlah itu tetap menjadi misteri.

Sebelum terbitnya komik "Cerita Hati" ini juga ada beberapa komik yang sampai sekarang belum tamat, padahal sudah ada enam jilid, Judule BIGDHI, kapan-kapan aja screen shotnya ditampilin. Dan ada juga beberapa komik semrawut, komik parodi, komik nostory, dan beberapa komik yang memang belum ada judulnya. Apalagi rata-rata belum ada endingnya. Makanya masih disimpan di gudang sembarangan, atau malah justru hilang. Komik2 garapan ore sendiri dan juga ototo sudah banyak yang diterbitkan dalam imajinasi, sayangnya belum sempat dicetak.

Dalam preview, isi komik ini bercerita tentang seseorang yang memiliki kelainan pada dirinya. Hampir sama kayak Hulk alias Buto ijonya amrik, bisa berubah jadi monster ganas dan tidak ingat sesudah itu, bahkan orang-orang dekatnya pun banyak yang mati ditangannya, termasuk sang kekasih [wew]. Kemudian di tengah keputus asaanya, tokoh utama akhirnya rela menyerahkan diri ke tangan ilmuan gila untuk dijadikan kelinci percobaan, demi menolong orang terakhir yang mungkin berarti baginya. Di akhir cerita ada beberapa adegan yang ga perlu disensor, karena tidak layak kena sensor, makanya ga ore sensor [maksudnya?]. Ada sedikit cerita cintanya, ada komedinya, ada actionnya, dan ada gambarnya [ya jelas dong, komik itu kan cerita bergambar].

Yawes, kalo penasaran silahkan simak sendiri. Kapan-kapan ore bikin versi PDF nya biar bisa didonlut, tapi sementara ini liat yang ada dulu. Tapi ingat dilarang ketawa kalo ga lucu, dan silahkan kerja kalo ga punya duit. Ore mau cari inspirasi dulu. Jaa ne…. (mamoru). oiya kalo mo baca komiknya ceklik aja di---> \(SINI)/


 

Senin, 30 Maret 2009

The last Day

Hari ini, bulan maret, tepatnya hari terakhir di bulan ketiga tahun duaribusembilan.
hari dimana ore tadi malam tidur ga tenang oleh ribut suara kucing2 menggeram bersahutan, hari dimana ore tadi malam juga sudah namatin GTO yang lama tertunda. Lebih tepatnya lagi di pagi hari ini ore teringat dan merenung.....

...And what I have done, there is nothing for this month, even last month I fill my blog just once. This is bad, artinya not good, maksudnya ya ga bagus, ore seperti sudah mulai berhenti menulis. kegiatan yang dulu pernah ore prioritaskan jangan sampai berhenti meski menulis sesuatu yang tidak penting. namun kenyataannya sampai akhir bulan maret ini ore tidak menghasilkan tulisan apa-apa, malah sibuk dengan ini itu, tapi banyakan ininya. Itu berarti ore lagi banyak kerjaan yang bikin lupa untuk nulis atau malah bikin males.

Mau ga mau kendala menulis mulai menjangkiti ore lagi, akhirnya ore nyadar bahwa kesulitan menulis bukan karena bagaimana caranya biar bisa menulis. susahnya menyisihkan waktu untuk menulis juga termasuk kesulitan tersendiri. ore lagi dalam keadaan low passion to write, ga banyak waktu buat nganggur. ah jadinya menulis kayak pekerjaan pengangguran aja. yang jelas lagi ga ada sesuatu yang bikin tertarik untuk mulai menulis, ini aja ore pakasain biar dapat nulis something not important. he he

Dan ternyata besok sudah tanggal satu april, bulan keempat tahun duaribusembilan, tahun dimana ore mulai males lagi buat bikin tulisan. (yappari,zannen datta ne..)

ya udah, akhirnya ore bikin tulisan juga gara2 ngeluh jarang nulis. nanti aja kalo ada waktu longgar ore lanjutin. (alasan doang sih).

salam dari mamo (masih terlalu pagi, ore mo tidur lagi) zzzzz....

Sabtu, 21 Februari 2009

DRAGON BALL EVOLUTION


Kamehame.......!!!!


Busyeeet..., karakter buatan Akira Toriyama akhirnya nongol juga di box office.
setelah cukup lama ore menunggu karena katanya pilem DRAGON BALL mo dibikin versi live action-nya, akhirnya ore bisa liat juga, meski baru trailernya doang, soale pilemnya baru diluncurin tanggal 8 April, itu juga katanya.

yah, meski baru trailer ore mau berkomentar aja tentang pilemnya goku.

mmm.., gimana ya, bagi ore yang termasuk penggemar komik DG ore menyambutnya dengan manggut-manggut aja. yah mo dibilang gimana lagi, versinya aja juga beda. judule Dragon Ball Evolution. sekilas jadi teringat sama pilem X-man the movie. suasananya
mirip2. kesan dragonballnya cuma keliatan ma kostum yg dipake goku.
jadi bisa dibilang ore agak kecewa sih, masalahnya pemainnya bukan orang jepang, yamg bikin juga bukan orang jepang,apalagi ceritanya dibikin serius, gaya konyol en bloonnya goku sama sekali ga keliatan, jadinya serius banget, bener2 jauh dari bayangan ore waktu denger rumor adanya Dragon Ball the movie.

Tapi udah mending dah dibuat pilemnya, dari pada kelamaan nunggunya. sebab Dragon Ball sendiri termasuk pilem jadul, tp dah melegenda. umpama dibikin kayak fantastic four mungkin agak mending, masih ada lucunya. Di pilem DB-E' Masalah efek visualnya ga perlu ditanya lagi dah. emang keren. yg ore kurang sreg tuh bintangnya orang barat, gokunya jg kurang mirip, tp kalo dimiripin bs ancur juga, ha ha ha.

Dalam versi DB-E karakter yang keluar baru ada Goku, Bulma, Piccolo, Jin kura2 tapi kumis ma kacamatanya ga ada, ada si Yamcha, chi chi, dan pemain lain yang ga begitu terkenal di DB-Z. Bejita, Freeza ama Cell blm nongol. apalagi Bhu, mungkin di irit kale, buat sequelnya. I hope so.

yah, emang film fantasi buatan amrik sih, jadi ya ngikutin selera orang sononya. sebenarnya ore berharap DB digarap ma jepang aja biar ciri khas dragon ball nya
ga menyimpang jauh. lebih konyol dan seru. any way ore bukannya protes atau ga terima, cuma berpendapat aja.
So, bagaimana menurut kawan2 yg pernah nonton versi kartunnya Son Goku?
komentar jg dong..!!





Yang ini goku sama Bulma lagi berpose.
mirip ga? mmmm... tau ah...


mau liat trailernya? ceklik aja

Sabtu, 24 Januari 2009

KOMIK ATARASHII SANTORI



wah dah lama ore ndak ngisi blog nih, lagi mandeg nulis. ore jadi sering corat-coret bikin gambar.

kemarin iseng-iseng ore ngedit gambar trus ore warnai kemudian ore bikin kayak sampul komik. lumayan juga sebagai awalan buat cita-cita bikin komik sendiri. meski ini baru sampulnya hew..hew.. :D :D

silakan dipelototin aja. judule ATARASHII SANTORI

Sabtu, 13 Desember 2008

Mengetik Huruf Jepang

Mengetik Huruf Jepang

Kali ini ore mau bagi tips bagaimana cara agar bisa nulis huruf jepang di komputer yang tidak didukung dengan fasilitas buat ngetik huruf kana. Di sini ore menggunakan fasilitas autoCorrect yang ada di microsoft word. Caranya agak ribet makanya harus sabar dan telaten.

Pertama nyalakan komputer (itu sudah pasti), buat file baru di MS word, masuk ke menu Insert trus tekan Symbol maka otomatis kita masuk Jendela symbol. Kemudian di kotak font gantilah nama font menjadi SimSun, Gulim, atau (Asian Text), diantara simbol-simbol yang muncul terdapat huruf hiragana dan katakana. Kemudian masukkan semua huruf kana tersebut ke lembar kerja dengan menekan tombol insert atau klik dua kali pada hurufnya.

Setelah semua huruf jepangnya dah nongol, langkah selanjutnya masuk lagi ke menu Insert kemudian tekan Autotext. Setelah jendela Autotext muncul, pilihlah menu AutoCorrect. Selanjutnya di kotak With kita masukkan satu per satu huruf kana ke dalamnya. Karena tidak bisa diketik terpaksa kita gunakan copy paste dari lembar kerja yang sudah kita sediakan tadi. Trus di kotak Replace kita ketik bacaannya dengan menambahi dua koma di belakangnya. Setelah itu tekan Add. Untuk lebih mudahnya ore kasih contoh

Hiragana
Replace: a,, With: あ, か : ka,, さ : sa,, た : na,, は : ha,, ま : ma,, や : ya,, ら : ra,, わ : wa,, じゃ : ja,, ん : n,, ぶ : bu,, dan seterusnya.

Untuk huruf kecil seperti ゃ harus menggunakan bacaan yang berbeda dalam kotak Replace. Misal や besar pake dua koma untuk ゃkecil kasih tiga koma (ya,,,) atau y tanpa a ( y,,) terserah mau yang mana. Dan kenapa harus dua koma kok ndak satu aja, itu supaya tidak mengganggu waktu kita mau nulis " oh gitu ya, … " trus "ya" nya brubah jadi "や" , kan ndak lucu. Lagi pula format tulisan yang pake dua koma juga hampir ndak ada, jadi untuk menghindari salah paham kita gunakan dua atau tiga koma.

Untuk yang katakana pada kotak With tulisan bacaannya diikuti dengan dua garis miring. Contoh:

ア : a// カ: ka// サ: sa// タ: ta// ナ: na// ハ: ha// マ: ma// ヤ: ya// dan seterusnya

setelah selesai bisa langsung digunakan. Caranya kalau ingin ngetik huruf "す" maka ketik aja su,, dengan dua koma, maka secara otomatis akan berubah menjadi su dengan huruf hiragana, atau su// untuk yang katakana. Memang agak lama sebab untuk menulis satu huruf saja perlu menekan tombol empat kali. Tapi mending dari pada harus satu-satu ngambil dari Kotak Symbol. Apalagi kalau sudah terbiasa ngetik cepat maka berapa kali tekan sudah bukan masalah.

untuk kata yang sering dipakai, kita juga bisa buat langsung jadi seperti
です : desu,,
ました : mashita,,
わたし : watashi,,
ありがとう : arigato,,
ナルト : Naruto,,
カカシ : kakashi,, dst.

Untuk huruf kanji kita juga bisa gunakan cara yang sama, itu kalau kamu siap kerja lembur tanpa gaji, kalo ore ndak sanggup mengingat jumlah hurufnya yang ribuan, bisa teler sebelum subuh. Tapi boleh juga di coba, mungkin cuma untuk kanji yang paling sering dipakai seperti 思 : omo,, 私 : watashi 夢 : yume,, dll. Tapi jangan banyak-banyak bisa mabok.

Selamat berjuang, buat yang ndak mau repot ndak usah dicoba, apalagi yang belum bisa baca hiragana pasti tiada guna. Buat ore suka-suka aja mo dibilang percuma juga ore cuek aja. So, monggo kerso sing pingin iso, dicobi mawon mboten napa-napa.

ありがとう ございました, じゃあ またね…!

ORE WA HITORI JANAI

ORE WA HITORI JANAI

Sekapur sirih tentang ore
Ada yang tidak biasa dalam setiap tulisan di blog ini, yakni banyaknya kata ore. Alasan kenapa subyeknya disini banyak yang pakai "ORE", sebab bagi ore kalau pake "AKU" kesannya agak sombong dan kaku, pakai "SAYA" itu sudah biasa, ore pengennya yang agak beda, rasanya terlalu formal aja padahal ore suka bab nyantai. Pakai "GUE" ore bukan orang Jakarte, pakai "ELO" artinya ndak sama dengan ore. Akhirnya ore dapat kata yang lumayan cocok buat ore.

Terinspirasi dari ucapannya Kuraudo (baca: cloud) dalam ADVENT CHILDREN pilem FINAL FANTASY VII, di endingnya dia bilang "Ore wa hitori janai", yang artinya "aku tidak sendirian" atau kalau di inggrisin jadi I'm not alone. Kalau kisahnya dikutip dengan bebas kira2 gini, kuraudo orang yang hebat dan berbakat, tapi dia sering pesimis bisa membantu orang dekatnya, malahan dia berpikir dirinya tidak berguna dan bikin susah mereka saja, makanya dia memilih pergi dan menyendiri. Nah ketika terjadi sesuatu semua orang dekatnya datang membantu, memberi semangat dan akhirnya dia kembali sadar bahwa banyak orang sekitar yang perduli dan membutuhkan keberadaannya. Di akhir cerita kuraudo terbangun dan mendapati teman2nya tengah menunggu didekatnya habis itu dia bilang ore wa dst. . (jadi pengen keyk Kuraudo, keren abiiiiiss man)

Kenapa Kuraudo, sebab ada kesamaan antara ore dan dia (ih, apanya yang sama?), dalam keseharian selalu merasa sendirian, kesepian di tengah keramaian, kurang diperhatIkan, berpotensi tapi tidak tersalurkan, tampang keren tapi kurang perawatan (agak didramatisir he..3x). Mangkanya biar bisa bangkit macam Kuraudo ore petik aja satu kata darinya, sebagai pengingat bahwa ore tidak sendiri dalam menjalani hidup ini.

Kembali tentang "ORE", berasal dari bahasa jepang yang artinya saya, bentuk gaul dari kata watashi artinya juga saia. Dalam bahasa jepang yang memiliki arti saya bukan hanya watashi, masih ada boku, watakushi, atashi, washi, ware ware, *inyong*, termasuk ore. Selain itu dalam bahasa inggris ore juga bisa berarti bijih bahan tambang, yang kalau dalam game Final Fantasy item ore digambarkan macam batu mulia yang berkilau, meski tidak sehebat item yang lain tapi tetep aja berharga, kalau dikumpulin banyak bisa dijual jadi duit deh, bisa beli senjata baru.

Bukannya bermaksud merusak tatanan bahasa indonesia yang sudah baku, tapi lebih mengarah pada pembentukan ciri identitas (masak sih?..). Hmmm.. pertama memang agak aneh menggunakan kata ore, tapi kelamaan makin enjoy aja, soalnya ada sensasi yang lain, misalnya bisa dibaca dengan kesan sudut pandang orang yang berbeda. Bagi yang ndak ngerti artinya "ore" kan dikira itu nama orang hay..hay..hay..*ketawanya tuan crab bos e sponge bob*

Jadi jangan kaget dan jangan heran, biar dikata bikin bahasa gaul sendiri atau ngimpor ilegal dari luar negeri ore PeDe2in aja, selama ndak bikin rusuh atau mengancam perdamaian dunia, "ore" akan tetep dipakai dalam tulisan di blog ini meski ndak seratus persen. Kecuali warga kampung pada demo gara-gara ore, tapi apa salahnya ore ?.

............. itulah kenapa kok ore.

Menulis cara ore

Menulis cara ore

" Eh ternyata kamu bisa menulis juga yah, bagus lagi"
" ah masak sih, perasaan ore sudah bisa nulis sejak SD tuh, masak baru tahu sekarang sih?"

gitu kira2 kalo ore sedikit mbanyol. Tapi sejujurnya emang baru sekarang ore nyoba belajar bikin sebuah karya tulis. Agak norak dan wagu makanya masih butuh banyak belajar dan motivasi biar bisa menulis dengan tulisan yang mirip karya tulis. Itung-itung buat nglatih kemampuan nulis, ore juga mau berbagi tips dan saran tentang menulis cara gue (nyontek iklan LA). Meskipun di dunia maya sudah berjibun tersedia tips-tips dan cara bagaimana menulis dengan mudah, ore juga mau maksain ikutan masuk diantara jibunan tersebut.

Perjalanan menulis ore banyak yang terinspirasi dari hobi bikin gambar kartun. Kalau dirasakan lebih dalam sebenarnya juga tidak jauh-jauh amat antara bagaimana supaya bisa menggambar dan bagaimana biar bisa menulis, semua bisa dilatih kok. Ok, menurut pengalaman ore dari seorang bukan-penulis sampai menjadi penulis amatiran begini, pertama Ada hal-hal dasar yang perlu ditanamkan dalam diri bagi siapa saja yang ingin menjadi seorang penulis.

Diantaranya menyadari fakta bahwa
1. Aku sudah bisa membaca dan menulis. ( kan sejak SD udah diajarin)
2. Aku bisa komentar, berkabar dan komunikasi. (misal: ..idih siapa sih yang kentut?, eh bukan aku loh…)
3. Otakku masih normal dan waras . (orang gila ndak akan baca tulisan ini)
4. Banyak masalah yang bisa ditulis (mulai dunia nyata sampai dunia maya)
5. Jari tangan kita ada sepuluh ( kalo yang ini anak kecil juga tahu)

setelah sadar kalau ternyata kita sudah bisa nulis ambil pensil kertas atau nyalain komputer, pinjam juga boleh. Komentari, tuangkan, kabarkan, gambarkan apapun yang bisa kamu ingat menjadi bentuk tulisan. Kalau masih susah, berpikirlah dan tulis apa yang ada dipikiranmu, contoh : "aduh gimana nih otak rasane buntu ndak bisa mikir,…" nah tulislah maka jadilah tulisan. Banyak hal yang bisa ditulis mulai dari yang remeh temeh sampai yang serius plus ex kuadrat. Gerakkan jarimu tulislah sesukamu, jangan pernah menganggap yang kamu tulis itu adalah hal bodoh yang sia-sia, asal disimpan rapi beberapa tahun kemudian jadilah tulisanmu sebagai transkrip sejarah, sejarah kamu waktu dulu belum bisa nulis, dijamin pasti senyam-senyam waktu baca tulisan sarat kenangan, itu bisa memunculkan semangat dan inspirasi baru bagimu.

Selanjutnya kalau di gambarkan, ibarat komputer, tangan adalah printernya, selama memory otak kita memilki data-data yang ingin di cetak maka bisa ditampilkan lewat suara atau tulisan. Ndak punya bahan ndak punya ide? itu omong kosong, nglamun aja jago, yang ada kita malas dan malu bikin tulisan. Malu dibilang jelek, takut disalahin, buang-buang tinta (yang ini terlalu). Tipsnya menulslah dengan bebas dan jujur, kalau mau komentari tetangga kamu yang bodinya gembrot, cerewet, hitam, galak, pelit, ya ditulis aja apa adanya asal jangan dipublikasikan, alamat ndak bisa nulis selamanya.

Menulislah apa yang ingin kamu tulis. Terlepas bagus tidaknya tulisan yang penting sudah menghasilkan tulisan. pepatah bilang, jelek-jelek milik sendiri (eh tapi apa bener itu sebuah pepatah?), jadi pede aja jelek-jelek kalau karya sendiri, seburuk apapun kalau punya sendiri masih ada nilainya.

Kisah transformasi ore dari kartunis menjadi penulis bukan tanpa hambatan, seperti semangat ngedrop, putus asa lantaran ndak bisa-bisa, atau pesimis bisa jadi penulis, hal seperti ini wajar kok. Hanya butuh jeda istirahat dan perbarui niat, tekad dan percaya bahwa ore juga bisa menulis.

Sebenarnya hampir sama antara menggambar dan menulis, intinya menuangkan apa yang ada di pikiran / imajinasi kita, mengalir dan biarkan hati kita yang mengarahkan mau dibawa kemana tulisan itu. rangkain kata yang semrawut atau gaya bahasa yang kurang menarik bisa di edit belakangan, yang penting maksud utama telah tersampaikan. Seperti halnya goresan gambar yang masih bisa dipoles, diarsir dan diwarnai sesuai selera, setelah jadi kan tampak cantik. Kok ribet gitu? Ya memang kudu gitu sebagai pemula, jangan harap sesuatu yang baru dimulai bisa langsung sempurna.

Sekedar untuk latihan gunakan prinsip " POKOKE TULIS " alias ndak usah mikir benar salah serta berbagai aturan jurnalistik yang memusingkan para tetangga. Buat ore sendiri, ore siapkan buku tulis khusus ukuran besar buat menumpahkan segala isi pikiran, emosi, uneg-uneg, ide, gagasan, catatan peristiwa, ngegombal, mimpi, de el el, macam diary tapi lebih kearah model tulisan free style, malah sekarang sudah hampir habis tiga buku ( dan ore ndak pernah perduli mau ore apain tulisan2 itu nanti, yang penting ore harus nulis sesuatu tiap hari).

Setelah terlatIh mengungkapkan isi hati dan pikiran nanti juga bakal bisa dengan sendirinya bagaimana cara nulis yang enak dan menarik. Asal jangan lupa suplay untuk asupan otak juga harus di imbangi, rajin2 baca buku atau majalah, cerpen atau berita buat contoh dan referensi, setiap orang punya ciri dan gaya sendiri, kalau beruntung kita bisa buat gaya kita sendiri.

Sebagai motivasi, anggap saja menulis sebagai hiburan atau sebagai investasi intelektual, dengan menulis kita juga bisa belajar, bercermin pada diri, introspeksi, menyampaikan pendapat, mengarsip ide dan gagasan, merekam kejadian, media pelepas stress dan masih banyak lagi manfaat menulis yang lain. Terlebih jika layak bisa dipublikasikan dan menghasilkan uang tambahan, enak kan?. Sekilas info: di jepang seorang penulis bukan hanya didominasi oleh orang-orang pintar berpendidikan tinggi. Mulai dari ibu rumah tangga sampai kalangan artis semua bisa menulis buku. Kenapa kita tidak, pastinya bisa saja kalau mau, resepnya antara lain seperti yang ore contohin di atas.

Nah, setelah terbiasa dan bisa enjoy bikin tulisan, barulah bisa di arahkan sedikit serius sesuai keinginan, bisa difokuskan untuk nulis buku, berita, novel, artikel, naskah komik/film atau menulis tentang diri sendiri macam otobiografi. Selamat mencoba. Ganbatte ne...!

Senin, 01 Desember 2008

Ngomik




Ngomik
Oleh: tukangayal

Sebagai penyandang gelar otaku ( otot pada kaku ) ore juga pernah bermimpi bisa membuat komik sendiri. Ini gara-gara terpengaruh kesukaan ore baca buku komik jepang dan kebetulan ore gemar corat-coret. Ore sering dibuat ngiler sama goresan tangan-tangan terampil para komikus dalam menuangkan dan mengekspresikan imajinasi mereka dalam gambar. Dulu ore kira coretan-coretan itu adalah hasil perbuatan benda canggih yang disebut komputer, wajar aja sebab ore belum pernah ketemu orang dengan kemampuan menggambar yang sehalus dan simetris macam gambar di komik. Tapi setelah lama ore mencoba dan berlatih menggambar sambil nyontek yang ada dikomik, ore baru percaya kalo itu benar-bener hasil coretan tangan. Apalagi belakangan ore ketemu kartunis berbakat yang sanggup mengalahkan goresan tangan ore, gambarnya bisa sehalus dan detail seperti yang ada di komik2 jepang. Orang itu tidak lain adalah sodara kecil ore sendiri. Tak jarang ore dibuat kelabakan gara2 tidak sanggup mengejar kemampuannya yang makin terasah, bahkan dia sudah bisa menghasilkan karya beberapa judul komik, tapi sayang belum sempat dipublikasi. Sementara ore , I'm still dreaming, kawaisoo.

Kisah ore dalam mengejar mimpi menjadi seorang komikus bukan tanpa usaha. Dengan bermodal minat dan bakat seadanya ore meningkatkan porsi latihan ore demi menghasilkan gambar yang bisa setingkat dengan komik jepang (emang paling suka sama komik gaya japan she..). Dan ketika gambar ore sudah ada kemajuan, latihan komik pun ore jajal. Sret..sret.., oooh, ternyata bikin komik tidak segampang yang dibayangkan. Ore baru sadar kalau ngomik itu bukan hanya masalah nggambar, tapi ada elemen lain yang musti dikuasai dan dibakati (istilah mana itu?), tentu saja masalah cerita, alur, konflik, didukung imajinasi yang kuat serta penggambaran suasana yang bisa membuat komik itu menjadi menarik, ya semacam bikin film gitu (kayak pernah bikin film aja), jadi seorang komikus harus bisa merangkap posisi sebagai sutradara, pengatur gaya, penulis skenario, dan tentu saja harus bisa menggambar. Bayangkan semua pekerjaan itu dilakukan sendirian, hebat kan?.

Singkat cerita ore sudah berkali-kali mengalami pasang surut dalam usaha menjadi komikus, dan sayangnya sampai saat ini masih belum kesampaian (kapan ya?). Beragam argumen ore keluarkan sebagai bentuk keputus asaan dalam usaha ore. Tapi ore juga sering munsuport serta memotivasi diri ore sendiri biar gak berhenti berusaha. Simak aja cuplikan perdebatan ore yang ore bikin dialog.

Ore 1: "Gimana ini ternyata ore gak terlalu berbakat untuk jadi komikus, mana gambar masih belepotan lagi ".
Ore 2: "Hei bakat bukan yang paling utama, yang penting kita jangan berhenti usaha, apa belum pernah dengar cerita ibnu hajar, bahkan batu bisa dekok gara-gara tetesan air"
Ore 1: "Waktu ore kan bukan cuma buat nggambar, lagi pula prospeknya juga belum jelas buat ore, ini Indonesia coy…komik lokal belum bisa dihargai, meski bisa bikin komik juga mana bisa laku ngalahin komik jepang yang amit-amit pasarnya".
Ore 2: "Ah jangan pesimis gitu, anggap aja ini hobi, yang penting kan kita seneng, prospek atau tidak itu urusan belakang, sapa tahu ada peluang buat nyalurin bakat ini".
Ore 1 : "emang bener sih, tapi hobi ore kan bukan cuma gambar, belum lagi kelakuan ore yang gampang bosan, pengennya gonta-ganti suasana, kurang bisa fokus ke satu hal saja. Belum lagi masalah ngomik emang susah kalau jalan sendiri, coba kalau punya komunitas kan bisa lebih semangat".
Ore 2 : "ya disiasati dong, meski bikin komik bukan target utama, paling tidak kualitas gambar bisa terus dikembangkan, bisa bikin karikatur, lukisan atau kartun2 yang lain. komunitas sih ada aja, salah sendiri ndak mau keluar kandang, mana bisa ketemu orang yang searah dengan kita?".
Ore 1 :"namanya juga lagi bete, bawaannya males aja mau nglanjutin nggambar, mending ganti yang lain dulu ah. Entar kalo pas lagi pengen juga bakalan nggambar lagi"
Ore 2 : "Halah kebiasaan, dasar pemalas, suka nunda-nunda kerjaan"
Ore 1 : "Hei sapa lo brani ngatain ore, pengen ore jitak ya, hah?!"
Ore 2 : "Loh kok jadi marah-marah gitu sih, kalo ndak suka ya ndak usah didengerin, gitu aja marah"
Ore 1 : "Apa katamu..!!"
Ore 3 : " STOP STOP, kok malah berantem, sekarang kan bukan adegan ribut-ribut."
Ore 1 :" Siapa kamu, ikut campur saja masalah orang!"
Ore 4 : " eh mas..mas, sudah dong semua kan bisa dibicarakan baik-baik".
Ore 1,2,3: " Ngapain juga kamu ikutan nongol di sini, berisik tau!!"
Ore 4 : "Apa kau bilang? Dasar tidak tahu diri!!!, Rasakan ini, pukulan kecoa mabok, heyaa...."
Ore 2 : "Aduh!, dasar gila, terima ini, Cipratan comberan mampet...!!"
Ore 1 : " coba yang ini, SENTUHAN RODA GILA..!!" (Jruot).
Ore 1,2,3,4 : (pada brantem pake jurus-jurus aneh bin nyleneh) gabruk..! ceprot..! jeblug...!! Jdeeer..!
Ore 3 : "kyaa...! rasakan jurus pembalasan, muntahan pluru karet nasi bungkus..!", (cwing..cwing)
Ore 4 : "Pentungan Satpol PePe..!!" (tuing..)

Waduh-waduh kok malah jadi begini. Maap-maap suasana makin panas nih, jadi ndak terkendali, disudahin aja ya, ore cabut dulu mas, misi.... (-_-)! Hmmm.. bikin malu aja.

.............

Ore 5,6,7,8,9 :"Hoeee pada ngapaiin, ore ikutan duoong!!. Ini.... jurus Serbuan antri BBM ..!!" GROMPYANG..!! \(^o^)/ \(^o^)/ \(^o^)/

Indonesiaku yang sempit



Indonesiaku yang sempit

Negara kita kaya akan budaya, negara kita penuh kemajemukan. Negara kita juga saling menghargai perbedaan. Ragam budaya dan bahasa menjadi aset berharga yang harus dijaga, dan keragaman itu menjadi inspirasi para seniman sejati.

Kira-kira seperti itulah ore menggambarkan indonesia yang katanya sudah merdeka pada taon empat lima. Yang mau ore omongin di sini adalah seni dan budaya. Kritik sambal untuk para seniman dan nasib budaya bagi kaum muda. Uneg-uneg yang ore omongin di sini berdasar apa yang ore lihat saat ini dan belum diuji kebenarannya secara ilmiah jadi gak usah napsu dulu dibuat rujukan.

Maksud ore seniman yang mo dikritik di sini adalah seniman di dunia entertainment, lebih spesifik lagi dunia perfilman dan khususnya sinetron. Sudah bukan rahasia lagi bahwa kualitas sinetron kita emang sering kebanjiran kritikan dari pengamat masalah perfilman (dan sejak kapan ore ikut mengamati pilem?), sepertinya mereka sudah dapat suntikan imunisasi KK (kebal kritik) atau memang mati suri dalam kreativitas.

Yang sering ore amati khususnya dari segi pendidikan dan pesan moral. Mulai kasus pergaulan bebas para anak muda, exploitasi perempuan yang makin berani, ibu-ibu pecandu gosip, para bapak yang doyan selingkuh, belum lagi gaya hidup serba mewah yang tidak mencerminkan wajah orang indonesia yang rata-rata masih kesusahan. Jujur aja ore ngrasa miris kalo liat sinetron sering ada wajah-wajah iblis bermunculan (emang sih Cuma ekting, tapi seperti menunjukkan beginilah kelakuan orang kita di mata dunia). Sementara ore juga rada sebel liat peran orang yang memiliki kebaikan dan kesabaran tingkat tinggi seperti orang-orang suci (bukannya tidak suka, tapi kesannya amat sangat terlalu dibuat-buat, bisa dibilang mati rasa untuk ukuran orang awam. begitu barangkali), padahal seting filmnya itu kehidupan normal biasa dan bukan seting dunia lain.

Ekting yang berlebihan, ekting peran antagonis atau orang lagi emosi, entah artisnya yang kurang pro ato sutradaranya sengaja begitu, kalo ada antagonis selalu saja wajah iblis yang dimunculkan, mata melotot kepala diangkat suara dikencengin, otot sarap mengencang sejadi-jadinya dan kameraa roll eksyen!!. Aaaummkh...!! Terlihat sekali si aktor membuang sama sekali unsur manusiawi dalam diri tanpa sisa. Maksud ore bukannya ektingnya buruk, bagus kok, nyatanya berhasll membuat penonton sebel liat orang macam yang diperanin si aktor. Yang menggeltik ore untuk mengomentari adalah seakan-akan kami para pemirsa dianggap bodoh dan kurang sensitif dalam menangkap keantagonisan sang pemain sehingga sang sutradara perlu membikinnya seekstrim mungkin dengan menonjolkan sisi gelap dari ekspresi sang artis secara berlebihan. Padahal menurut ore ekspresi yang wajar akan lebih membuat penonton berempati pada peran antagonis yang menjadi jahat bukan semata-mata tanpa alasan. Bukankah pada dasarnya sifat manusia adalah manusiawi, asalkan citra buruk lebih ditekankan melalui kedalaman cerita maka tak perlu si antagon berubah menjadi iblis. Sebab antagonis tidak selalu jahat, kecuali kalo memang lagi peran kerasukan jin penunggu pohon kwaci, itu sih memang cocok.

Tentang budaya, trus pilem hubungannya dengan budaya kita apaan, yah ini baru setahu ore aja sih. Itu tuh budaya jakarta, memang sih karena pilem kita didominasi dengan setting orang jakarta (aduh sempit amat ya mo bikin pilem di indonesia). Kalo masalah itu ore yakin karna masalah waktu dan biaya, mo nyari lokasi suting di luar jakarta kayaknya ndak ada yang cocok sama kocek. Dan seakan-akan di mata dunia, indonesia adalah hanya jakarta dan bali, yang terjadi seniman kok dibatasi, kalo sudah begitu bagaimana bisa dibilang kreatif?. Yang menjadi masalah adalah kekhawatiran ore akan terjadinya menjakartakan indonesia. Lho kok gitu? Sebentar, sabar dulu jangan terburu menafsirkan, itu hanya istilah ore aja kok. Emang gak banyak sih contohnya, tapi yang bikin ore tersinggung, orang jakarta aja bukan, tapi sok bilang lo en gue, dan parahnya anak muda sekarang seakan dipaksain ngomong ke gue daripada elo pade kalo mo gokil abiisss. itu kan sama saja membunuh identitas diri. Gue malu kalo bilang inyong atau urang kalo dijakarte, (oo.. gitu ya) trus kenapa ndak malu udel sama ketiak elo obral dijalanan (maksude jalan-jalan pake baju terbuka untuk umum, hush ada yang lirak-lirik tuh! Sapa hayoo..).

Menurut pandangan sempit ore, seakan-akan indonesia hanya milik orang jakarta sehingga stasiun televisi lebih banyak menampilkan acara berbau dan berbudaya kota metropolitan. (ya terang aja lho wong stasiun tipinya aja pada ngumpul di jakarta). Dan secara tidak langsung mengajarkan para pemirsanya mengikuti tingkah laku para pelaku sang selebritis. Kita tahu seberapa besar pengaruh televisi terhadap perkembangan pendidikan dan budaya, kita juga tahu rata-rata rakyat kita menjadikan acara televisi sebagai menu wajib di setiap rumah. Kita juga tahu anak-anak dan pemuda adalah generasi penerus bangsa, trus mau dibawa kemana negara ini (ya ndak tahu, emangnya siapa yang kuat ngangkat negara kok pake dibawa-bawa?. Tuh kan mbanyol lagi, kebiasaan kalo ndak bisa jawab suka berkelit, main petak umpet, trus kalo dah capek ganti mainan baru, gitu aja kale..).

Bagaimanapun itu adalah potret bangsa indonesia dimata salah seorang warganya (maksudnya ya ore gitu). Ore seakan tak henti-hentinya protes kenapa tuh tipi kok isinya Cuma wilayah jabotabek, ore yakin ini salah satu penyebab kenapa para pencari cinta (cinta harta dan dunia) banyak berbondong-bondong ke sana. Mereka terhipnotis menjadi seekor semut yang mencium aroma gula yang bernama jakarta. Belum lagi, mentang-mentang para pemirsanya suka sama acara tertentu lantas rame-rame buat acara gituan terus-terusan sampe kering mampus, Bukan begitu?, yang setuju monggo, yang gak setuju gak usah demo. lof en piss. Misi...

Gomenasai machigai areba.

Bercak cinta (2)

Bercak cinta (2)

Aku menimang-nimang tali yang kudapat dari tong sampah depan rumah. Tali rafiah berwarna merah. Aku mulai cemas dengan tindakanku ini, tapi sekali lagi tubuh bagai tersihir bergerak sendiri tak kuat menahan siksa perih oleh cinta yang pilih kasih. Ku mendongak keatas, berputar, mencari sandaran untuk tali yang telah kusiapkan.

Tak terasa sudah tiga jam aku terus berputar-putar berkeliling apartemenku yang atapnya polos dengan plafon dari semen. Terang saja tak ada tempat untuk menggantungkan tali rafiahku. Lebih tepatnya aku hanya mondar-mandir dengan keraguan untuk melaksanakan niatku. Sebenarnya kalau memang mau serius bukan hanya tali media yang bisa direkomendasikan. Pisau yang bisa memotong urat nadi ada di dapur, obat nyamuk cair bisa diminum tersedia di rak lemari, letak apartemenku di lantai lima cukup untuk memecahkan tengkorak kepala, kereta api express lewat setiap hari, atau jembatan dengan sungai yang cukup dalam tidak jauh dari sini. Walaupun belum pernah ku mencobanya tapi itulah yang diajarkan pendahuluku untuk mengakhiri hidup mereka.

Sepertinya masih ada bagian tubuhku yang menolak untuk eksekusi, perang batin berkecamuk, menusuk-nusuk, menangkis, menyerang dan menghindar. Sangat ramai kalau di visualisasikan. Tubuh lelah mata mengantuk, kemudian kurebahkan tubuhku, kecapean dan tertidur. zzzz

****
pagi ini aku memaksa keluar kamar untuk refresh pikiran agar bisa lebih jernih. Aku teringat cerita ketika masih di sekolah, Kisah orang yang mati belum waktunya dengan memutuskan nyawa oleh tangan sendiri, oh betapa sengsaranya arwah gentanyangan tak diterima kubur dan dipastikan neraka menunggu di akhir waktu. Kisah itu menyadarkanku agar tak meneruskan rencana gilaku. Dan memang konyol dengan alasan apapun, daripada mati di tangan sendiri, Lebih baik mati ditangan orang apalagi bisa berguna untuk orang lain. Kuperhatikan sepanjang jalan, kali aja ada orang menyebrang yang mau tertabrak mobil maka aku akan mendorongnya dan kuganti dengan tubuhku. Oh tidak.. aku berkhayal yang tidak-tidak lagi.

Kuingat-ingat kembali bagaimana pertemuanku dengan wanita yang menyebabkanku mengalami penderitaan cinta si patkai. namanya enny, wajahnya cantik meski tanpa make up, mahasiswa cerdas dan pintar, kaya dan berwibawa, aku yakin dia juga jadi incaran orang sepertiku bahkan diatasku atau bahkan sudah dimiliki orang. Sungguh tipe wanita ideal dikelasnya. she's so perfect. Dia setara dengan artis telivisi hanya saja belum dikenal produser. Sebenarnya sudah sering aku melihat wanita yang secantik enny, ya di televisi itu.

Tidak realistis tipe wanita yang ku idamkan, terlalu high class sementara aku yang tergolong buntut class. Justru itu alasan kuatku kenapa aku berusaha menjauhi cinta temannya narkoba, sama-sama memabukkan dan berbahaya, sulit mendapatkannya dan selalu membuat ketagihan bagi yang pernah merasakannya. Lagi pula aku juga takkan pernah jatuh cinta kalau tidak mengenalnya.

Gara-gara aku mencoba menolong ketika dia sedang digoda oleh pemuda yang sedang mabuk. Sebenarnya aku tak murni ingin menolongnya juga sih, karena kebetulan pemabuk itu adalah orang yang sering mengganguku dan suka minta jatah uang untuk beli minuman, sementara aku tak bisa berbuat apa-apa sebab dia selalu bersama teman geng nya.

Suatu kebetulan, dendam lama muncul bersamaan kesempatan parasit sialan itu sedang tak bersama temannya dalam keadaan mabuk pula. aku mengincarnya pelan-pelan dari belakang, sedangkan dia sibuk menggoda enny yang terus meronta. Kuangkat tasku yang berisi macam-macam barang yang lumayan keras untuk menghajarnya. Waktu itu benar-benar menegangkan, dengan sekejap darahku memanas serasa iblis telah merasuki tubuh, belum pernah kurasakan hawa pembunuh sedahsyat ini. sekuat tenaga kuhantamkan tas bawaanku ke arah kepalanya sebanyak tiga kali, aku bener-benar menikmati tiap-tiap pukulannya tanpa memikirkan isi tasku yang akhirnya akan ku sesali nantinya.

Tiga kali pukulan pemuda itu roboh dan botol minumannya terpental keras dengan suara pecahan yang tak asing ditelinga. Pemuda itu mencoba bangkit lagi sementara nafasku agak tersengal-sengal karna pukulan yang kulayangkan terlalu kuat dan menguras tenaga, tapi pemuda itu seakan tak menunjukkan rasa sakit sedikitpun hanya wajah blo'onnya yang menyeringai karena pengaruh minuman setannya.

Melihat situasi itu aku memilih untuk kabur, karena tak mungkin aku adu kekuatan menghadapinya, bisa-bisa dia mengenaliku dan membawa pasukannya untuk membinasakanku. Kutarik tangan enny yang masih terbengong dengan ulahku kemudian kabur meninggalkan TKP untuk menghindari hal buruk lainnya.

Sampai di tempat yang aman kami beristirahat setelah melakukan langkah seribu melarikan diri dari kejaran musuh, meski aku tak yakin apakah dia mengejarku atau tidak. Senyum puas mengembang atas kemenanganku pertama kali melawan tukang mabuk, menyerangnya dari belakang dan buru-buru kabur sebelum musuh mengatakan kata menyerah, memang tidak jantan tapi emangnya gue pikirin.

Di tengah-tengah kesibukanku mengatur nafas yang terputus-putus, wanita itu mengucapkan terima kasih dan mengenalkan diri dengan nama Enny Rastiani. Sungguh seakan aku telah jadi pahlawan waktu itu.

"Tapi seharusnya tak perlu bertindak sejauh itu kan?", belum puas hati melayang keburu jatuh dengan ucapan bernada seakan mau bilang aku tadi bisa mengatasinya sendiri tanpa bantuanmu. Sungguh tidak menghargai usaha setengah mati perjuanganku. Tapi kupikir-pikir lagi memang tak seharusnya tidak dengan pukulan buta hanya untuk menolongnya lepas dari gangguan pemabuk tak berdaya itu. Tidak, aku hanya ingin melampiaskan kemarahanku saja, lagi pula siapa yang mau menolongmu dasar wanita sombong tak tahu berterima kasih, hampir saja kata-kata itu keluar kalau bukan karena nafasku yang masih berkejaran.

Aku hanya diam tak menanggapi ucapannya, karna sedikit tersinggung ku tinggalkan Enny begitu saja. Dan sudah menjadi kebiasaanku bersikap dingin terhadap wanita, demi menjalankan komitmenku stay away from women and love.

Belum jauh ku melangkah Enny mengejarku dan meminta maaf atas ucapannya tadi, rupanya dia sadar telah membuatku tersinggung, tapi sedikit, dan sekali lagi aku merasa menang dengan dia meminta maaf.

Dari situlah aku bertemu dan mengenalnya dengan baik. Tanpa terasa aku makin akrab dengannya sebab dia sering berkunjung ketempatku. Dihitung-hitung baru kali ini aku memiliki teman sebaik dan seramah Enny, yang membuatku sedikit kagum adalah kekebalannya dalam menghadapi orang yang sedingin dan secuek aku.

Dia selalu memberikan perhatiannya untukku Aku merasa betah berlama-lama dengan dia meski tak kutunjukkan sikap ramahku . Dan sisi lain dari diriku pun sering kali menyuruhku menjauh darinya sebelum perasaan suka benar-benar tumbuh. Aku tahu kami jauh berbeda, selama ini aku selalu berusaha menganggap hubungan ini hanya sebatas teman atau hanya karena kasihan.

Dan benar rupanya, hanya masalah waktu akhirnya dia pergi, tidak lagi muncul di hadapanku.Tanpa sempat mengantisipasi, sebab terlena oleh pengalaman yang belum pernah menghampiriku selama ini. ku nodai komitmen yang susah payah kubangun demi menjaga diriku dari virus cinta. Apakah Enny yang terlalu kejam dengan mudahnya mendekati dan meninggalkanku tanpa mengerti perasaanku. Ataukah aku yang terlalu sembrono membiarkannya hadir di tengah dunia sempit penuh ilusi dalam hidupku.

Dan sekarang sudah hampir satu bulan dia tak pernah memberiku kabar dan parahnya aku tak bisa membohongi diriku sendiri bahwa aku masih berharap padanya. Yang membuatku lebih sakit bahwa harapan itu jelas jelas kosong untukku. Aku merasa dikhianati meski tak pernah ada janji yang terucap. Aku lebih sering menyalahkan diri sendiri atas kelemahan dan kebodohanku. Baik karena telah bertemu dengan Enny atau karena tak pernah menolak ajakannya untuk berteman.

Bagaimana aku harus menyebutnya, sebuah kenangan indah, ataukah penyesalan sebagai pelajaran?.